Tips Memilih Asuransi Mobil Terbaik Yang Perlu Anda Ketahui

Memiliki mobil memang banyak biaya tambahan Dari pajak, layanan, hingga asuransi. Nah kali ini kita bahas secara lengkap tentang asuransi mobil jenisnya hingga bagaimana cara memilihnya. 


Kami mungkin telah mengemudi dengan sangat aman dan mematuhi peraturan Lalu Lintas. Tapi namanya tetap beresiko. Pertama kita memiliki faktor eksternal seperti kesalahan orang lain, banjir, atau bahkan pencurian. 


Dan namanya mesin, kita tidak tahu kapan akan rusak. Perusahaan asuransi akan menanggung biaya perbaikan di bengkel, bahkan ada yang menjamin perubahan baru. 


Biasanya saat membeli mobil dengan cara mencicil ke bank tentunya pihak bank mengharuskan kita untuk memiliki asuransi mobil. Jika gagal bayar, bank ingin memastikan mobil dalam kondisi baik, dan bisa diperbaiki serta diasuransikan. 


Tips Memilih Asuransi Mobil
Asuransi Mobil



Ada dua jenis asuransi mobil, dan jenis ini menentukan besaran premi dan bisa dipilih tergantung usia kendaraan kita. 


Yang pertama adalah All Risk, atau asuransi mobil Komprehensif. 


Jenis asuransi ini menerima segala klaim kerusakan mobil mulai dari kerusakan ringan hingga berat. Asuransi All Risk cocok untuk kita yang baru saja membeli mobil dan jika tergores kita tinggal mengajukan klaim. 


Karena menutupi semua kerusakan, tentunya premi asuransi All Risk lebih mahal. Misalnya premi All Risk di wilayah Jakarta adalah 3,26% dari harga mobil. Sedangkan persentase premi yang jauh lebih besar dari premi TLO termahal atau Total Loss Only adalah 0,78%. 


Yang kedua adalah jenis asuransi mobil TLO atau Total Loss Only. 


TLO Insurance memberikan jaminan atau biaya pertanggungan hanya jika mobil hilang karena pencurian, atau kerusakan lebih dari 75% dari harga mobil saat itu. Artinya, mobil tersebut harus benar-benar tidak dapat digunakan dan kami dapat mengajukan klaim. 


Jadi jika mobil hanya satu sentimeter tergores, atau terbentur dan penyok, Jangan harap klaim disetujui. Karena Anda baru bisa mengajukan klaim saat mobil mengalami kerusakan parah, tentunya besaran preminya juga lebih ringan dari jenis asuransi yang pertama yaitu All Risk. 


Bahkan besaran preminya bisa tiga kali lebih murah dari asuransi mobil All Risk. Untuk premi minimal di wilayah Jakarta mulai 0,44% dibandingkan harga mobil Jadi jangan bingung.


Berikut rangkuman perbedaan kedua jenis asuransi mobil tersebut. 


Bagi kita yang tinggal di kota yang berisiko banjir, sekedar informasi saja, kebanyakan asuransi tidak menanggung langsung perbaikan mobil akibat banjir. pelanggan perlu membeli agunan yang diperpanjang untuk banjir, dan tentu saja premi yang dibutuhkan. 


Rekomendasi produk asuransi mobil terbaik, berdasarkan tipe, fitur, layanan, bengkel rekanan, dan premi termurah. 

Beberapa pilihan antara lain Sinarmas, ACA, Autocilin, Allianz, Astra Garda Oto, AXA Mandiri, dan masih banyak lagi. 


Artinya sebagai pelanggan, kita diuntungkan. Sudah banyak pilihan yang bisa kita temukan yang termurah dan manfaat pertanggungan terbaik.  


Sekarang kami sudah menghitung biaya premi untuk asuransi mobil. Sedikit berbeda dengan asuransi kesehatan dan jiwa, besaran premi asuransi mobil telah ditetapkan berdasarkan tarif dari Otoritas Jasa Keuangan. 


OJK membuat surat edaran OJK pada 2017, sebagai pedoman penghitungan premi asuransi mobil. dan dibagi berdasarkan jenis asuransinya, wilayah, harga mobil, serta jaminan perluasan yang diberikan. 


Jadi, ada tiga kategori regional yang akan menentukan besaran premi mobil Anda, sebagai berikut. Kemudian persentase pembagian premi juga dihitung berdasarkan kategori harga mobil Anda. Anda bisa melihat kategori ini seperti ini. Itu juga dihitung berdasarkan jenis asuransinya. 


Dari tabel ini, kita dapat menghitung biaya asuransi mobil yang harus kita bayarkan jika mengambil Asuransi Mobil All Risk. Misalnya, mobil Agya seharga 150 juta dan memiliki plat nomor Jakarta, kategori premium area 2, dan kategori 2 untuk tipe mobil. 


Nah berikut simulasi premi asuransi All Risk yang Anda bayarkan setiap tahun, saat Anda mengambil asuransi mobil. Jumlahnya Rp3.705.000 Hitungannya, persentase premi All Risk dikalikan harga mobil adalah biaya premi asuransi mobil yang disimulasikan sebagai berikut 2,47% dikalikan 150 juta adalah Rp3705.000 pertahun. 


Selanjutnya kita melihat simulasi biaya dan asuransi mobil, untuk kategori TLO. Jika melihat tabel ini, kita bisa melihat bahwa asuransi mobil TLO lebih murah daripada asuransi mobil All Risk. Kita menggunakan contoh yang sama, dengan perhitungan asuransi All Risk sebelumnya, kemudian dengan rumus yang sama kita mendapatkan hasil yang lebih murah, yaitu premi asuransi mobil untuk TLO hanya Rp660.000 per tahun. 


Asuransi Mobil Kombinasi. 


Jenis asuransi ini menggabungkan perlindungan All Risk dan TLO. Biasanya produk ini digunakan untuk kredit mobil. Tapi, perlu diperhatikan bahwa asuransi mobil jenis ini mengalami perubahan di setiap periodenya. Misalnya tahun pertama pertanggungan yang berlaku adalah All Risk, maka tahun berikutnya adalah TLO. 


Inilah yang membuat pelanggan terkadang tidak mengerti. Pada tahun pertama pelanggan mengklaim, untuk perlindungan All Risk. Kemudian di tahun berikutnya melakukan klaim untuk hal yang sama, namun perusahaan asuransi menolak. 

Hal ini bisa jadi karena pertanggungan yang berlaku tahun berikutnya sudah masuk dalam pertanggungan TLO. 


Berikut ini adalah jaminan perluasan asuransi mobil yang memerlukan tambahan premi, banjir termasuk angin topan, gempa bumi dan tsunami, kerusuhan dan huru-hara, terorisme dan sabotase, pertanggungjawaban hukum terhadap pihak ketiga, kecelakaan diri bagi penumpang, dan pertanggungjawaban hukum kepada penumpang. 


Ada beberapa hal penting yang perlu diketahui, bagaimana cara mendapatkan asuransi mobil murah dan terjangkau. 


Pertama, pilih jenis asuransi mobil TLO, sehingga premi yang dibayarkan lebih rendah dibandingkan asuransi mobil All Risk. 


Kedua, pilih asuransi mobil yang memberikan perlindungan dasar tanpa embel-embel jaminan ekspansi. Apalagi jika Anda tidak membutuhkan jaminan ekspansi. 


Ketiga, pilih asuransi yang memberikan nilai lebih, seperti perlindungan bagi pengemudi dan juga penumpang. 


Berikut beberapa kriteria dan tips memilih produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan kita. 


Pertama kita harus memilih jenis asuransi mobil yang tepat. 


Kenali kebutuhan dan medan yang sering kita lewati, dan apakah kawasan kita termasuk padat, jalanan rusak, kawasan rawan kecelakaan, atau rawan kerugian. Misalnya, asuransi All Risk cocok untuk pengendara di dalam kota yang berisiko tinggi mengalami lecet dan kecelakaan. Sedangkan asuransi TLO cocok untuk mobil yang berada di daerah rawan kejahatan dan kerugian. 


Tip kedua adalah memilih perusahaan asuransi dengan kredibilitas terpercaya.


 Kredibilitas tidak hanya berarti merek terkenal, tetapi juga dipercaya tentang layanan dan keluhan minimal sebanyak mungkin. 


Tip ketiga adalah memilih asuransi yang memiliki bengkel rekanan yang luas.


Asuransi mobil biasanya sudah bekerjasama dengan bengkel resmi merk mobil kita atau dengan bengkel lainnya. Hanya beberapa merk asuransi yang memungkinkan kami untuk dapat melakukan perbaikan pada bengkel manapun. Biasanya manfaat seperti ini sangat bermanfaat, apalagi jika mobil kita mengalami kerusakan di area yang tidak kita kenal. 


Tip keempat adalah membandingkan premi dan fitur layanan. 


Premi asuransi mobil memang sudah ditetapkan di OJK, namun fitur dan layanan antara satu produk dengan produk lainnya bisa saja berbeda, meski preminya sama. 


Ada asuransi yang hanya menanggung kerusakan mobil, tapi ada juga yang menanggung pengemudi dan penumpangnya. Sekarang ketika Anda menerima polis asuransi, kami harus mempelajari apa saja perlindungan, fitur, manfaat tambahan, kemudian kami tanda tangani. 


Jika anda masih bingun mengenai asuransi mobil anda bisa shearcing di google atau bisa lihat di youtube. Biar bisa lebih memahami dan banyak refrensinya.

LihatTutupKomentar